Arsip untuk ‘Penyakit Dalam’ Kategori

Daire Cair Akut

Maret 8, 2008
Obat diare non-spesifik antara lain loperamid dan racecadotril. Keduanya bekerja melalui mekanisme anti-sekretorik. Loperamid juga memiliki kerja anti-motilitas, karenanya berefek samping konstipasi sampai dengan ileus. Loperamid juga tidak direkomendasikan untuk digunakan sebagai terapi untuk diare bakterial karena mengganggu proses pembuangan bakteri itu sendiri. Racecadotril tidak memiliki kerja anti-motilitas, sehingga lebih aman. Di Indonesia, loperamid memiliki sediaan generik, dan racecadotril beredar dengan nama dagang Hidrasec. Pemberian garam bismuth seperti bismuth subsalisilat juga efektif untuk bayi dan anak-anak. Garam bismuth bekerja sebagai adsorben.
Referensi dari penelitian RCT:

Figueroa-Quintanilla D, Salazar-Lindo E, Sack RB, Leon-Barua R, Sarabia-Arce S, Campos-Sanchez M, Eyzaguirre-Maccan E. A controlled trial of bismuth subsalicylate in infants with acute watery diarrheal disease. N. Engl. J. Med., Jun 1993; 328: 1653 – 1658

Diare Disentriform

Maret 1, 2008

Disentri pada dewasa dapat diobati dengan loperamid sebagai agen antimotilitas dikombinasikan dengan antibiotika seperti ciprofloxacin atau pun cotrimoxazol. Untuk mengganti cairan yang hilang, dapat diganti dengan larutan rehidrasi oral. Loperamid sendiri tidak direkomendasikan digunakan pada anak-anak dengan disentri atau pun diare cair, karena pernah dilaporkan dapat menimbulkan syok, enterokolitis, dan pankreatitis.

Dosis ciprofloxacin 2x 500mg selama 3 hari, cotrimoxazol 320mg/1600mg dosis inisial diikuti 2x 160mg/800mg selama 3 hari, loperamid 4mg dosis inisial diikuti 2mg tiap kali diare maksimal 16mg sehari.

Harga loperamid (generik) rp. 115/tablet 2mg, cotrimoxazol (generik) rp. 125/tablet 80mg/400mg, ciprofloxacin rp.300/tablet 500mg.

Referensi dari penelitian RCT:

Murphy GS, Bodhidatta L, Echevarria P, Tansuphaswadikul S, Hoge CW, Imlarp S, Tamura K, 1993. Ciprofloxacine and loperamide in the treatment of bacillary dysentery. Ann Intern Med 118: 582–586.

van Loon FP, Bennish ML, Speelman P, Butler C, 1989. Double blind trial of loperamide for treating acute watery diarrhoea in expatriates in Bangladesh. Gut 30: 492–495.

Ericsson CD, Nicholls-Vasquez I, DuPont HL, and Mathewson JJ, 1992. Optimal dosing of trimethoprim-sulfamethoxazole when used with loperamide to treat traveler’s diarrhea. Antimicrob. Agents Chemother. 36: 2821 – 2824.